Berita

Pemdes Mulya Jaya Bersama Kelompok Tani Produksi Pupuk Organik

321
×

Pemdes Mulya Jaya Bersama Kelompok Tani Produksi Pupuk Organik

Sebarkan artikel ini

bidikcamera.com, MUBA – Pemdes Mulya Jaya Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin bersama Kelompok Tani Sri Rejeki mulai mengembangkan dan memproduksi pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi dan pengembangan Program UPPO yang di dapat dari DPR RI Tahun 2022 yang lalu mulai dipasarkan di tingkat desa (31/07/23).

Kegiatan ini yang didampingi dan dikawal oleh ketua poktan dan PPL Desa Mulya Jaya Ari Triono, Kepala Desa, dan Para Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Mulya Jaya.

Kelompok Tani Sri Rejeki mulai memproduksi dan menjual pupuk tersebut, pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi yang akan dipasarkan dengan harga 4 ribu/kg sementara akan dipasarkan di dalam desa sendiri karena kuota produksi yang masih sedikit.

Kegiatan dimaksud bertujuan untuk membantu peningkatan perekonomian masyarakat Desa Mulya Jaya, dengan produksi pupuk organik tersebut sebagai alternatif pengganti pupuk kimia baru sebagai tambahan karena benar-benar organik belum dapat sepenuhnya, hasil tanaman akan lebih bagus tentu dan yang terpenting dapat membantu petani lebih irit untuk membeli pupuk, karena bisa produksi sendiri.

Proses produksi pupuk dari bahan kotoran sapi hingga menjadi pupuk organik yaitu Pertama, kotoran sapi dicampur cairan pengurai untuk dipercepat, setelah itu ditutup dengan jerami dan dibiarkan di tempat terbuka selama dua minggu dan terdapat dua metode, yaitu dengan cara ditutup terpal, untuk metode lainnya dengan tidak ditutup karena membutuhkan udara.

Karena ada dua metode maka masing-masing metode menggunakan formula (pengurai zat) yang berbeda dalam proses fermentasi pembusukan, dan saat metode yang dipakai yaitu dengan metode tempat terbuka, lalu setelah dua minggu proses pemanasan maka pupuk organik dapat langsung dipakai.

Kepala Desa Mulya Jaya Wahyudi Predi Saputra mengtakan, “saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuan ini, saya mewakili Kelompok Tani sebagai petani, maka kami harus memanfaatkan secara maksimal, sebab hasilnya akan bermanfaat bagi petani dan semoga pupuk ini dapat sangat bermanfaat bagi Petani Desa ini.” (bc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *