Musi Banyuasin

Pemdes Lubuk Harjo Adakan Kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu

405
×

Pemdes Lubuk Harjo Adakan Kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu

Sebarkan artikel ini

bidikcamera.com, MUBA – Pemdes Lubuk Harjo Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin adakan kegiatan santunan anak-anak yatim piatu yang merupakan kerjasama dari Pondok pesantren Mafatihul Huda dan Pemdes Lubuk Harjo (07/08/2022).

Acara berlangsung di Masjid Desa Lubuk Harjo, yang dihadiri oleh Kades, perangkat desa, BPD, LPM, para ustadz, kiayi, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta warga Desa Lubuk Harjo.

Acara santunan terhadap anak yatim piatu di Masjid Desa Lubuk Harjo rutin dilaksanakan terutama dibulan-bulan tertentu, seperti bulan Ramadhan dan hari-hari peringatan keagamaan dengan menghadirkan Da’i dari Desa.

Acara Santunan juga memberikan berupa bingkisan dan uang tunai, diberikan kepada 21 anak yatim piatu di Desa Lubuk Harjo, dana santunan di peroleh sumbangan dari masyarakat yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp 50.000.000,- dan jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 47.000.000,-.

Bapak kiayi Muhamad Usmanudin menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh aparatur Desa Lubuk Harjo yang telah mendukung acara santunan secara optimal serta meningkatnya jumlah pendapatan dana dalam penyantunan anak yatim tersebut merupakan bukti bahwa kesejahteraan masyarakat Desa Lubuk Harjo meningkat.

Pak kiayi mengatakan, “kepada orang tua sambung dari anak yatim ini agar bisa dibimbing dengan baik agar bisa sekolah dan ingat jangan sampai tidak mengerjakan ibadah terutama sholat dan mengaji.”

Kepala Desa lubuk Harjo Khamdi mengatakan, “santunan anak yatim ini merupakan kerjasama dari Pondok pesantren Mafatihul Huda dan Pemdes Lubuk Harjo, terima kasih tak terhingga kepada seluruh jajaran kepanitian sehingga acara ini bisa berlangsung dengan baik, terimakasih juga kepada masyarakat Desa Lubuk Harjo yang telah memberikan sedekah kepada anak yatim, semoga acara ini dapat dilaksanakan lebih baik lagi di tahun tahun mendatang, serta meghimbau kepada seluruh masyarakat desa agar tetap mematuhi protokol kesehatan.” (bc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *