Musi Banyuasin

Kades Sumber Rejeki Ikut Sertakan Kadernya Dalam Pelatihan Peningkatan Ketahanan Pangan Dalam Rangka Pencegahan Stunting

327
×

Kades Sumber Rejeki Ikut Sertakan Kadernya Dalam Pelatihan Peningkatan Ketahanan Pangan Dalam Rangka Pencegahan Stunting

Sebarkan artikel ini

bidikcamera.com, MUBA – Kades Sumber Rejeki Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin mengikut sertakan kader desanya dalam kegiatan pelatihan peningkatan ketahanan pangan dalam rangka pencegahan stunting (08/08/22).

Kegiatan berlangsung di kantor Kepala Desa yang dihadiri oleh Kepala Desa, Sekdes, Kader KPMD, Bidan Desa, Kader Posyandu, Guru Paud, Kader PKK, BPD yang diwakili oleh BUMDES dan relawan Covid-19.

Kegiatan ini merupakan program ketahanan pangan melalui dana desa Tahun 2022 Desa Sumber Rejeki yang di pasilitasi oleh dinas PMD Kabupaten Muba.

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi, pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan kesadaran masyarakat khususnya wanita untuk mengubah perilaku dalam mengkonsumsi pangan yang mengarah pada Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal desa untuk pencegahan Stunting.

Sebagai narasumber dari Dinas PMD, Kecamatan, DPPKB, KPAD, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Inspektorat serta Polres Muba.

Kepala Desa Sumber Rejeki Musgani mengatakan, “melalui kegiatan pelatihan ini kelembagaan desa dapat meningkatkan pangan dan mencegah terjadinya stunting, terhadap balita-balita di desa ini dan Pentingnya bagi masyarakat untuk selalu menjaga Pola hidup sehat, kegiatan ini berlangsung selama 3 hari.”

Sementara itu Kadis PMD Muba H. Richard Chahyadi AP, MSi melalui kabid SDA, TTG Hanafi SE, didampingi Kasi Beniyansenen SE, MSi mengatakan kegiatan pelatihan peningkatan ketahanan pangan dalam rangka pencegahan stunting berdasarkan peraturan Presiden nomor 104 tahun 2021, Permendes Nomor 7 tahun 2021 Tentang Pengelolalaan Dana Desa Tahun 2022, Perbub nomor 6 tahun 2022 Tentang Tata cara Pembagian Rincian Kegiatan dan Petunjuk Teknis Kegiatan Dana Desa Tahun 2022.

“Untuk setiap desanya dalam pelatihan Bimtek ini sebanyak dari 20 sampai 25 orang peserta yang kegiatannya di laksanakan setiap desa,” jelasnya. (bc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *