bidikcamera.com, MUBA – Afifah Elianafisa bocah (4,5) tahun anak dari pasangan bapak Sudirman dan ibu Sutriani yang merupakan buruh serabutan warga kelurahan Mangun Jaya kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ini mengalami bocor jantung.
Afifah mengalami bocor jantung sejak umur 42 hari dan sudah dua kali dilakukan tindakan medis bedah (Operasi) di rumah sakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta.
Menurut keterangan ibunda, Afifah sudah empat kali berobat ke rumah sakit Cipto Mangun Kusumo di jakarta dengan di Fasilitasi pihak Puskesmas Babat Toman dan Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin, dan sekarang waktu yang dijadwalkan pihak rumah sakit untuk dilakukan pembedahan (Operasi) yang ke tiga kalinya namun kedua orang tuanya mengalami kesulitan biaya hidup di Jakarta selama menunggu Afifah dalam pengobatan (Operasi), kedua orang tua Afifah sangat mengharapkan sekali bantuan dari para Donatur.
Dijelaskan Sutriani dimasa Pj bupati Pak Beni Hernedi sewaktu berobat pembedahan (Operasi) di Jakarta dibantu oleh Pak Beni Hernedi melalui transfer dari rekening pribadi Bapak Pj.Beni Hernedi pada masa itu saat menjadi Pj.Bupati.

“Sekarang waktu berobat (Operasi) ke rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo sudah lewat dua bulan, anak kami belum dapat untuk berobat terkendala biaya hidup sehari-hari saat menunggu Afifah dalam perawatan medis di Jakarta”, ungkap ibunda afifah.
Lurah Mangun Jaya Imam Pribadi SE.M.Si membenarkan kondisi kedua orang tua Afifah hidup dalam kemiskinan, “sekarang kami sedang berusaha mencarikan dana ataupun donator untuk biaya hidup Pasien saat berobat di rumah sakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta”, jelasanya.
Sementara itu kepala Puskesmas Babat Toman dr.Nora menjelaskan pada awak media Pasien atas nama Afifah ini terus dikontrol dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Babat Toman.
“Pasien Afifah sudah empat kali mendapatkan rujukan kerumah sakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta dan setiap berobat selalu dikawal langsung dari pihak Puskesmas Babat Toman dan dr.Nora terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin, memang orang tua pasien terkendala biaya hidup saat menunggu pasien dalam perawatan medis di rumah sakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta”, ungkap dr.Nora. (bc)



















