BeritaMusi Banyuasin

Pemdes Pagar Desa Panen 13 Ton Semangka Dari Hasil Program Pertama Ketahanan Pangan Desa

290
×

Pemdes Pagar Desa Panen 13 Ton Semangka Dari Hasil Program Pertama Ketahanan Pangan Desa

Sebarkan artikel ini

bidikcamera.com, MUBA – Pemdes Pagar Desa Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Panen Sebanyak 13 Ton buah semangka dari hasil Program Pertama Ketahanan Pangan Desa (31/03/24).

Kegiatan panen berlangsung di Kebun Ketahanan pangan Pagar Desa, yang terletak Di Desa Pagar Desa, dengan Luas lahan Kebun 1 Hektar menghasilkan hasil Panen sebanyak 13 ton buah semangka siap di jual , dan di Tahun 2024 ini masih dilaksanakan dengan Media tanam Yang sama dan Luas kebun di perluas menjadi 1,5 hektar.

Kegiatan Ini di komandoi oleh Kepala Desa, di Laksanakan oleh kelompok tani desa, dan di bantu para Perangkat Desa Lainya yang mendapat penyuluhan dari PPL.

Kepala Desa Pagar Desa merasa bangga, bahagia dan salut dengan masyarakat Desanya, yang Telah unggul dalam hal peternakan dan secara khusus perkebunan semangka sebagai komoditas yang menghasilkan Ber ton Dalam Sekali panen nya.

Dan apa yang dilakukan Kelompok Tani yang ada di desa Pagar Desa ini dalam hal pembudidayaan buah semangka, dapat menjadi contoh kelompok tani lainnya untuk memanfaatkan lahan yang kosong guna dijadikan sumber penghasilan yang menguntungkan.

Salah satu Kelompok Tani yang ikut dalam hal pertanian ini dalam program ketahan pangan, “selain tanaman semangka, lahan yang kosong dapat juga dimanfaatkan untuk ditanam komoditi lainnya yang memiliki waktu panen singkat dan mengajak para petani dan masyarakat setempat untuk selalu bersemangat dalam memajukan bidang peternakan dan pertanian /perkebunan di wilayah desa secara terus menerus, dengan berkesinambungan bersama pemerintah setempat untuk bagaimana tercapainya kesejahteraan masyarakat”.ucapnya

Kepala Desa Pagar Desa FIRMAN LUTER HIA mengatakan

“Semoga saja ini menjadikan kelompok-kelompok tani lainnya untuk dapat mengembangkan budidaya semangka dan juga masyarakat desa yang bergerak dalam bidang ketahanan pangan lainnya, agar bisa membuahkan hasil yang berlimpah seperti di desa pagar desa ini,” tutupnya. (bc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *