bidikcamera.com, MUBA – Ratusan warga Desa Keramat Jaya Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin menutup akses jalan keluar masuk areal Perusahaan PT. Cangkul Bumi Subur (CBS), Senin (15/05/23).
Menurut warga, pemortalan akses jalan keluar masuk ke PT. Cangkul Bumi Subur milik Bumi Subur Estate (BSE) karena masyarakat kecewa, tidak diberi kesempatan untuk bekerja di perusahaan tersebut, adapun tujuan aksi tersebut adalah menuntut pihak manajemen agar memprioritaskan tenaga kerja lokal terutama yang berasal dari sekitar wilayah perusahaan.

“Kejadian ini berawal dari informasi bahwa perusahaan banyak mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, sedangkan masyarakat asli warga Desa Kramat Jaya sulit sekali diterima untuk menjadi karyawan,” jelas warga.
Sementara itu PJ Bupati Muba, H. Apriyadi, menyatakan bahwa sesuai dengan amanat Perda Nomor 2 tahun 2020, bahwa prioritas Tenaga kerja lokal untuk mengisi kesempatan kerja di perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, sedangkan khusus tenaga kerja non skill yang tidak memerlukan keahlian khusus lebih diprioritaskan bagi masyarakat yang berada di sekitar perusahaan, Apriyadi berharap agar permasalahan ini segera dapat diselesaikan, mari kita duduk bersama, mencari solusi terbaik bagi para pihak.

Sementara itu, H. Mursalin, SE.MM, selaku kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyatakan ada prosedur administrasi khusus yang mesti dipenuhi pihak perusahaan apabila ingin mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah melalui sistem AKAD (antar kerja antar daerah), dan selama ini pihak perusahaan belum pernah menyampaikan tambahan kebutuhan tenaga kerja, padahal merupakan kewajiban perusahaan untuk menyampaikan wajib lapor lowongan kerja kepada pemerintah dalam hal ini Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin.
Disnakertrans akan segera menurunkan tim ke lapangan untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut, dengan harapan permasalahan ketenagakerjaan ini dapat segera diselesaikan. (bc)



















