bidikcamera.com, MUBA – Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Daerah Pemilihan Dapil 3 Kecamatan Tungkal Jaya, Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Lalan dari beberapa perwakilan partai politik yang telah duduk di anggota Dewan Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan melaksanakan Reses pada Rabu (15/02/23).
Reses bertempat di halaman kantor Desa Simpang Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya, adapun Reses yang hadir, Dwi Hayati Lehhar A,MD, dari partai PDIP, Andik Setiawan, ST dan Nyadiyanto dari partai PDIP Sedangkan Firman Akbar, SH Partai Amanat Nasional (PAN), Ir, C, Kawairus Effendy, M,Si. dari partai Nasdem.
Berbagai usulan telah disampaikan oleh masyarakat, dan usulan yang paling baku dan penting mengenai dunia pendidikan anak, karena dunia pendidikan sangatlah penting.

Tidak hanya itu usulan masyarakat juga meliputi adannya pasar rakyat yang ada di Simpang Tungkal yang menurut keterangan masyarakat Pemerintah melalui dinas terkait Disperindag Muba, tidak adannya perhatian terkait usulan masyarakat, dan lewat reses mereka sampaikan kembali usulannya.
Dari berbagai usulan masyarakat terpantau Anggota Dewan yang hadir terlihat kewalahan memberi jawaban dari usulan masyarakat, walaupun demikian Anggota dewan yang terhormat telah memberi tanggapan, akan tetapi tanggapan dan usulan mereka selama ini kurang perhatian dari dinas terkait.
Salah satu warga masyarakat Tungkal Jaya berinisial MM saat dibincangi awak media di tempat Reses mengatakan, “terkait usulan itu pemerintah desa yang ngaturnya, tetapi kami selaku masyarakat kecil sangat berharap kepada Bapak, ibu Anggota DPRD yang saat ini lagi reses, agar mereka benar-benar memperjuangkan nasib kami, terutama tentang gedung sekolah, infrastruktur jalan dan perusahaan di sini banyak tetapi kami banyak yang menganggur.”
Warga yang sempat hadir dalam Reses saat di mintai tanggapannya mengatakan, “kami termasuk heran juga pak, setiap anggota DPRD adakan Reses pasti banyak janji-janjinya, tidak tau terkabul apa tidak kami juga tidak tau, dan selalu yang kami dengar usulan ini akan kami “tindak lanjuti” ucapan tersebut yang kami dapatkan terus, dilain sisi memang ada bangunan yang terialisasi, seperti ada jalan yang menuju ke kebun, nah kebun itu diduga miliknya oknum anggota dewan, walaupun jalan itu menuju ke kebun tersebut tapi kami dapat merasakan karna meliwati desa kami,” jelas warga ini yang enggan menyebutkan namanya. (bc)



















