bidikcamera.com, MUBA – Pemdes Ringin Agung Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin bagikan 8 (delapan) ekor kambing dalam kegiatan ketahanan pangan kepada kelompok peternak yang bersumber dari dana Desa (03/07/24).
Penyaluran hewan ternak pada kelompok peternak di Desa Ringin Agung yang diserahkan oleh Kepala Desa disaksikan Perangkat Desa, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Desa.
Pemerintah Desa Ringin Agung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat dengan menyerahkan bantuan kambing sebanyak 8 ekor ke keluarga/kelompok peternak terpilih melalui program ketahanan hewani.
Bantuan kambing tersebut merupakan Rencana Kerja Pemerintahan Desa melalui APBDESA Tahun Anggaran 2024 bertujuan untuk mendukung program ketahanan hewani di desa.
Kambing yang diserahkan kepada warga adalah kambing jenis unggul yang telah divaksin dan siap dipelihara, setiap keluarga/kelompok penerima juga mendapatkan pelatihan singkat mengenai perawatan kambing manajemen pakan dan kesehatan hewan ternak.
Salah satu penerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut, “saya sangat berterimakasih kepada Pemerintah Desa bantuan kambing ini akan sangat membantu kami dalam memulai usaha peternakan yang selama ini kami impikan”, ujarnya.

Dengan adanya program dari Pemerintah Desa Ringin Agung berharap dapat meningkatkan produksi pangan hewani serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor peternakan, program tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program penyerahan Kambing melalui ketahanan hewani tersebut merupakan langkah konkret untuk membangun kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Ringin Agung.
Kepala Desa Ringin Agung Ahmad Fitriawan mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan.
“Kami berharap dengan bantuan Kambing ini, warga dapat mengembangkan usaha peternakan mereka sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan kemandirian ekonomi”, ungkap Kades. (bc)



















