bidikcamera.com, SEKAYU – Lanjut usia warga Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin yang biasa di panggil warga Nenek Zur terjatuh di parit dekat taman belakang rumah Dinas Bupati, Selasa (22/08/23).
Asal mula Nenek Zur saat berlintasan dengan awak media, sedang berjalan sendiri sambil membawa buntalan/bungkusan berselang waktu kira-kira 30 menit saat awak media kembali kejalan semula sudah melihat nenek zur sudah berada di dalam parit dengan susah payah dia berdiri dan jatuh lagi, lalu awak media memanggil warga di sekitar taman sambil meminta tolong untuk membantu mengangkat nenek tersebut kemudian langsung dimandikan setelah diangkat dari dalam parit.

Setelah dibersihkan dan diberikan baju dari warga ada seorang medis kebetulan lewat dan melihat bagian telapak kaki Nenek Zur ada bengkak dan menghitam dan di dekati beberapa lalat, lalu medis tersebut memeriksa kondisi Nenek Zur terutama langsung mengecek kadar gula yang mencapai 490.
Berdasarkan penulusuran awak media mendapatkan keterangan dari warga setempat bahwa belum lama ini kira-kira sehari yang lewat nenek di marahi anaknya yang bernama Jana, lebih lanjut menurut warga beberapa hari yang lalu nenek ini di tampar oleh anaknya memakai sandal.
“Kemarin nenek ini oleh warga yang bernama Sumi diantar ke tempat anaknya di dekat JM, namun kami tidak tau hari ini Nenek Zur jatuh didalam parit,” ungkap salah seorang warga.
“Nenek Zur ini sering dimarahi anaknya dan kalau anaknya ke rumah, anaknya sering membawa bawaan hasil belas kasihan warga untuk Nenek Zur tersebut,” lanjutnya.
Setelah mendengar penjelasan warga tersebut lalu awak media menelpon Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin Ardiansyah yang akrab disapa Iyang ini dan mendapat saran agar dibawah ke RSUD Sekayu.

Tak lama kemudian Kadinsos menelepon awak media bahwa nenek tersebut akan di jemput petugas Dinsos, stelah dimandikan dan digantikan pakaian oleh warga sekitar lalu petugas Dinsos datang menjemput nenek Zur dan di bawa ke RSUD sekayu.
Berbagai informasi yang didapat dari warga di lokasi bahwa nenek Zur ini mencari nafkah sendiri dengan cara berjualan sayur pakai sepeda dan mengharapkan belas kasihan dari warga yang sekaligus membeli sayur dagangannya yang juga iba dengan keadaan Nenek Zur. (bc)



















