Musi Banyuasin

Pemdes Desa Lubuk Harjo Adakan Kegiatan Pelatihan Posyandu Remaja Desa

242
×

Pemdes Desa Lubuk Harjo Adakan Kegiatan Pelatihan Posyandu Remaja Desa

Sebarkan artikel ini

bidikcamera.com, MUBA – Pemdes Desa Lubuk Harjo Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin adakan kegiatan pelatihan posyandu remaja desa yang bersumber dari Dana Desa (12/11/22).

Kegiatan berlangsung di SD Negeri Mendis dihadiri oleh Kepela Desa, Kader Posyandu Desa, Puskesmas Bayung Lencir, Karang Taruna serta Pihak Kecamatan.

Kegiatan tersebut tergabung dengan Desa Lubuk Harjo, Desa Mendis dan Desa Muara Bahar, setiap desa dengan peserta 10 orang, sebagai narasumber dari pihak Kecamatan, Karang Taruna dan Puskesmas.

Kegiatan ini berdasar pada Perdes Lubuk Harjo No 004 tahun 2022 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa  atau APBDesa tahun anggaran 2022.

Kegiatan posyandu remaja adalah kegiatan berbasis kesehatan yang diperuntukkan khusus untuk remaja, kegiatan ini akan membahas mengenai kesehatan fisik dan mental dengan tujuan membantu perkembangan remaja.

Posyandu remaja memiliki tujuan yaitu meningkatkan peran remaja dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi posyandu remaja, meningkatkan Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS), meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja tentang kesehatan reproduksi bagi remaja, meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa.

Kriteria dalam peserta posyandu remaja adalah mereka rata-rata berusia 10-18 tahun, kegiatan posyandu remaja ini dicanangkan dilakukan satu kali setiap setiap tahunnya untuk semetara, sama seperti posyandu lainnya, posyandu remaja juga melakukan kegiatan pengecekan kesehatan dan konseling.

Hanya saja, posyandu remaja lebih menekankan pada edukasi kesehatan remaja atau lebih tepatnya pemberdayaan untuk mengenali diri sendiri dan mengenali masalah dalam diri beserta solusinya.

Kepala Desa Lubuk Harjo Khamdi  mengatakan, “posyandu remaja dapat berperan penting dalam memberikan bimbingan soal kesehatan fisik dan mental pada remaja dalam mengarungi fase-fase labil mereka, apalagi seperti saat ini remaja-remaja perlu bimbingan dan pengawasan yang tepat agar dapat membantu hal-hal yang tidak di inginkan.” (bc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *